EN | ID
Ingat saya
ARTIKEL

Teripang, Si Penguat Imun

27 March 2018 kategori Artikel

Penulis: BW Admin

Dibaca: 196 Kali

Teripang, Si Penguat Imun

Indonesia telah lama dikenal sebagai produsen utama teripang. Sebab Indonesia memiliki kondisi perairan yang optimum untuk tumbuh kembangnya, yaitu perairan dangkal berupa ekosistem padang lamun dengan substrat pasir berlumpur dengan kisaran suhu 27-30°C. Kondisi inilah yang membuat jumlah teripang atau si timun laut melimpah.

Setahun, minimal Indonesia bisa mengekspor 2000 ton teripang dengan kisaran nilai Rp128 miliar. Nilai ini bisa lebih besar lagi di pasar internasional jika kita menyesuaikan bentuk teripang sesuai kehendak pasar. Saat ini, dari sekitar 1000 jenis teripang, baru 35 jenis yang diperdagangkan.

Salah satu jenis asal Indonesia yang bernilai tinggi adalah teripang pasir (Holothuria scabra) yang mencapai harga USD15 sampai USD1.500 per kilogram di pasar internasional. Biasanya, ekspor dalam bentuk kering dikirim ke Tiongkok, Taiwan, Korea, Hong Kong, dan Singapura, sedangkan bentuk olahan siap masak dikirim ke sejumlah negara di Eropa.

Teripang diprediksi akan menjadi komoditas unggulan di masa datang, karena bernilai ekonomis tinggi dan memberi banyak manfaat kesehatan. Konsumsi teripang dapat menguatkan sistem imun sehingga efektif mengurangi efek samping dari terapi kanker. Teripang juga bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah dan peradangan, menormalkan kadar gula darah, merangsang pemulihan sel, serta mengobati nyeri sendi dan artritis karena tinggi kandungan kondoitrin sulfat.

 

Sumber:

http://nationalgeographic.co.id/berita/2018/03/teripang-si-buruk-rupa-dari-perairan-dangkal-yang-bernilai-ekonomi-tinggi

http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/02/manfaat-teripang-dalam-pengobatan-kanker

https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares/article/view/259/263


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2018 All Right Reserved. Design by Paragraph