EN | ID
Ingat saya
KATALOG

Kecipir

17 July 2017

Katalog Kategori: Tumbuhan

Penulis: Muhammad Nurihsan Akbar

Dibaca: 42 Kali

Deskripsi :
Cipir adalah tumbuhan merambat, memanjat atau membelit, membentuk semak yang menahun. Dalam budidaya biasanya diberi penyangga, namun jika dibiarkan akan menutupi permukaan tanah. Batangnya silindris, beruas-ruas, jarang mengayu, hingga 4 m panjangnya. Berakar banyak, dengan akar samping yang panjang, menjalar datar dekat permukaan tanah, sebagian di antaranya menebal, membentuk umbi. Di Indonesia, kecipir umumnya ditanam untuk diambil buahnya yang muda, yang beserta pucuk dan daun-daun yang muda biasanya direbus untuk dijadikan untuk lalap, pecel, atau urap atau dicampurkan ke dalam sayur. Umbi akarnya dapat dimakan setelah direbus, namun umbi ini harus dipanen sebelum buah kecipirnya menjadi tua. Rasa umbinya ini mirip dengan bengkuang. Biji-bijinya yang tua dimakan sebagai kacang-kacangan setelah disangrai terlebih dulu. Habitat Kecipir: kecipir hendaknya ditanam pada akhir musim hujan karena sudah bisa berbunga pada musim kemarau. Apabila ditanam pada musim hujan, kecipir akan mengeluarkan daun saja secara-terus menerus dan baru akan berbunga 9 bulan kemudian. Akibatnya, pertambahan jumlah bunga terganggu dan buahnya terdesak. Bijinya ini ditanam di atas tanah yang sudah diolah menjadi bedengan sebagaimana mestinya dengan jarak tanam 60 × 30 cm. Dalam usia 8 hari, biasanya kecipir akan berkecambah. Apabila sudah dewasa, berilah tongkat sebagai tempat untuk merambat Konon kabarnya asal kecipir berasal dari Indonesia dan Papua Nugini.

Source :
http://www.tanobat.com/kecipir-ciri-kecipir-serta-khasiat-dan-manfaat-kecipir.html


Kecipir

---

Spesies:
Psophocarpus tetragonolobus Dc

Nama Local:
Kecipir

Nama Latin:
Psophocarpus tetragonolobus Dc

Habitat:
Tropis

Distribusi:
Indonesia, Asia

Manfaat/Keunikan:
Penelitian para ahli menemukan bahwa kandungan kalori, protein, lemak dan karbohidrat dalam kecipir jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan zat tersebut dalam daging. Daunnya berkhasiat obat, ekstrak daun kecipir pada masa lalu digunakan untuk mengobati mata yang bengkak dan sakit telinga,daun kecipir yang diremas dan dicampur adas pulasari digunakan sebagai obat bisul. Buah Kecipir untuk obat tetes mata : Ambil beberapa daun kecipir, kemudian rebus dengan sedikit air bersih sampai mendidih,setelah dingin teteskan ke mata dan telinga. Buah Kecipir untuk obat bisul : Ambil 5 – 10 helai daun kecipir, lalu campur dengan adas pulosari, kemudian oleskan pada bisul.


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2017 All Right Reserved. Design by Paragraph